Susun Tata Ruang KSK Kabupaten Agropolitan Pemkab Kapuas Hulu Gelar Konsultasi Publik

Suara Uncak Kapuas,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu menggelar konsultasi publik tahap pertama rencana tata ruang kawasan strategis Kabupaten Agropolitan,  Kamis (24/10) kemarin.

Salah satu rencana tata ruang terperinci kabupaten Kapuas Hulu adalah pembentukan Agropolitan sebagai Kawasan Strategi Kabupaten (KSK) untuk mendukung kepentingan ekonomi regional (RTRWK-KH, 2014).

Kepala Bidang Fisik Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kapuas Hulu, Budi Prasetyo, menyampaikan, pengembangan kawasan Agropolitan sebagai KSK dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi hijau untuk mendukung ekonomi regional.

”Hal ini dipandang sebagai salah satu konsep pembangunan yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan ruang, mendorong efisiensi dalam penggunaan sumber daya alam, dan mengurangi resiko ekologis,”jelasnya.

Lanjutnya, Pengembangan agropolitan di Kapuas Hulu diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam pengembangan wilayah dengan mengintegrasikan pengembangan wilayah pedesaan serta interaksi antara kawasan pusat agropolitan dengan pusat-pusat produksi.

”Melalui pendekatan ini akan terwujud sistem agribisnis antara daerah perkotaan dan pedesaan dalam rangka mempercepat pembangunan ekonomi daerah dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,”paparnya.

Dijelaskannya, Pendekatan ini menawarkan skema baru dalam pengelolaan sumber daya alam karena perannya yang penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dalam proses pembangunan dengan tetap menjaga daya dukung lingkungan.

”Selama tiga puluh tahun terakhir, sumber daya alam dan jasa lingkungan hanya dilihat semata-mata sebagai faktor produksi sehingga sumber daya Alam sering kali dianggap di bawah nilai,”sampainya.

Untuk itu, kata Budi salah satu cara untuk membuat interaksi modal alam dan sistem ekonomi lebih berkelanjutan adalah dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi hijau di sektor berbasis lahan, terutama sektor-sektor yang memiliki dampak besar pada kesejahteraan masyarakat dan konservasi sumber daya alam.

Lanjutnya, Dengan mengembangkan beberapa mekanisme insentif untuk agribisnis yang berkelanjutan, tekanan terhadap lingkungan akan berkurang, pada saat yang sama juga akan menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan.

”Memberikan insentif kepada ekonomi berbasis masyarakat juga akan membantu ekonomi di lanskap untuk tumbuh, terutama di tingkat desa, dan pada saat yang sama mengurangi tekanan pada modal alam dan lingkungan,”tuturnya.

Plh. Sekda Kapuas Hulu, Bung Tomo, menerangkan, konsultasi publik dihelat dengan sejumlah tujuan. Di antaranya untuk menjaring masukan, saran, dan usulan perbaikan dari para pihak untuk penyempurnaan dokumen KSK Agropolitan di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada para pihak yang hadir, terkait maksud dan tujuan serta isi Dokumen Rencana Tata Ruang  KSK Agropolitan di Kabupaten Kapuas Hulu yang lebih rinci dan operasional,”sampainya

Lanjutnya, Sehingga dokumen rencana yang dihasilkan juga berkualitas dan yang yang paling terpenting betul-betul dapat mengaplikasikan keinginan dan kebutuhan masyarakat di wilayah KSK Agropolitan.

Sekretaris Bappeda Kapuas Hulu, Indra Kumara menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dilakukan konsultasi publik pembahasan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten Agropolitan di Kabupaten Kapuas Hulu agar bisa mensinkronkan antara rencana yang telah disusun oleh pihak penyusun dengan kebijakan-kebijakan yang ada di Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

”Sehingga tercipta sinergitas lintas sektoral untuk pembangunan di wilayah KSK Agropolitan,”sampainya.

Hadir dalam diskusi konsultasi publik ini 21 perwakilan OPD Kapuas Hulu, 14 perwakilan pemerintahan Kecamatan dan Desa yang berada di kawasan Agropolitan, perwakilan LSM, perwakilan pemangku adat, perwakilan akademisi, perwakilan dari Perusahaan perkebunan di kawasan agropolitan dan perwakilan tim Teknis Penyusunan Dokumen Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten Agropolitan Kabupaten Kapuas Hulu. (Sya).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *