Pengembangan Potensi Danau di Desa Bunut Hilir, terkendala minimnya dana

Suara Uncak Kapuas,- Wilayah Desa Bunut Hilir Kecamatan Bunut Hilir memiliki potensi danau yang berpotensi dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, jika dikelola secara maksimal.
Kades Bunut Hilir Andi Syamsu menjelaskan, Danau -Danau yang ada tersebut seperti Danau Sabu, Temeruang, Pilin dan Sunjung. Danau tersebut selama ini dijadikan sebagai urat nadi kehidupan masyarakat setempat.
“Untuk menjaga kelestarian ikan dan danau tersebut saat ini Danau-Danau itu sudah dilindungi,”katanya Rabu (18/7)
Pihaknya, berencana akan menjadikan danau-danau tersebut sebagai tempat wisata, hanya saja saat ini dengan kondisi keuangan Dana Desa (DD) yang terbatas, pihaknya kesulitan untuk merealisasikan rencana tersebut.
“Kita butuh bantuan dari Pemda Kapuas Hulu, DD itu hanya bisa untuk membangun infrastruktur dasar didalam desa saja dan itupun kami kekurangan dana,”terangnya
Dijelaskannya, Keempat Danau Lindung yang ada didesanya tersebut, saat ini lebih dimanfaatkan oleh desa-desa lain, ketimbang warga didesanya.
“Kita sulit juga untuk melakukan penindakan dikarenakan tidak memiliki kendaraan oprasional seperti Speed 15 PK, selain itu juga sifat toleransi kita juga sangat tinggi,”terangnya
Dijelaskannya, Danau lindung tersebut dipanen oleh masyarakat dalam waktu-waktu tertentu saja sesuai dengan hasil kesepakatan bersama antara pengurus danau dengan masyarakat.
“Untuk jenis ikan yang ada di Danau itu seperti ikan entukan (bandeng), setiap tahun jumlah panennya selalu meningkat,”jelasnya
Ditambahkannya, untuk tahun 2017 lalu jumlah panen pertahun sekitar 3 ton, meningkat pada 2018 ini menjadi sekitar 5 ton/ tahunnya. Meskipun tergolong baru ditetapkan status danau lindungnya, danau ini sudah nampak keberhasilannya.
“Dalam memanen ikan didanau lindung ini kita melibatkan seluruh masyarakat, hasil ikan yang dipanen dibagikan ke masyarakat dan dijual dengan harga yang murah, dimana uangnya digunakan untuk biaya oprasional danau,”terangnya
Ketua Danau Lindung Sunjung, Abang Marhaban mengatakan, Dilindungnya danau tersebut berkat dari kesadaran masyarakatnya, karena mengingat kondisi ikan yang sudah semakin berkurang.
“Bahkan ada ikan-ikan jenis tertentu yang sudah mulai punah, namun dengan dilindungnya danau ini ikan-ikan tersebut kembali berkembang biak,”katanya
Marhaban berharap kedepan, danau tersebut mampu memproduksi ikan dalam jumlah yang besar, agar mampu memberikan manfaat bagi warga setempat, apalagi mengingat saat ini sangat sulit mencari lapangan pekerjaan.
“Danau ini saat ini sedang berkembang, kita berharap mendapatkan perhatian dari Pemda Kapuas Hulu,”harapnya
Abang juga mengatakan, Danau tersebut telah dibuat aturan yang disepakati, sehingga tidak boleh lagi secara bebas mengambil ikan didanau tersebut, bagi yang melanggar maka akan diberikan sanksi.
“Aturannya sudah ada dan aturan itu masyarakat juga yang membuat dan menyepakatinya,”jelasnya (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *