Keluar Masuk Barang & Orang di Perbatasan Kapuas Hulu Diperketat, Ini Harapan Masyarakat

Suara Uncak Kapuas,- Tokoh Masyarakat Perbatasan Yohanes Soter menyampaikan saat ini keluar masuk barang dan orang diwilayah perbatasan RI Malaysia khususnya wilayah Kapuas Hulu sudah semakin diperketat.

Pria yang akrab disapa Ustad Dayak ini menerangkan, ketatnya pengawasan keluar masuk barang dan orang tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Indonesia tapi juga oleh pemerintah Malaysia.

”Penataan wilayah perbataaan saat ini sudah semakin baik, hal itu juga dibuktikan dengan adanya warga kita yang membawa peluru dan ditangkap oleh petugas berwenang,”sampainya.

Dikatakannya, saat ini semua mobil yang melintas di PLBN Terpadu Badau tidak luput melalui pemeriksaan petugas baik yang berplat hitam maupun merah.

”Berbeda dengan sebelumnya dimana masih tidak terlalu ketat,”tuturnya.

Menurutnya, disisi lain dengan kondisi yang sangat ketat tersebut masyarakat merasa tidak nyaman dikarenakan mengalami kesulitan untuk berbelanja barang kebutuhan pokok sehari hari ke Malaysia.

”Saat ini beli gula satu kilopun tidak boleh ke Malaysia, sementara selama ini masyarakat di lima kecamatan perbatasan seperti Puring Kencana, Empanang, Badau, Batang Lupar dan Embaloh Hulu belanja ke Malaysia,”paparnya.

Diungkapkannya, barang barang kebutuhan pokok yang diperjualbelikan di Lubuk Antu Malaysia harganya juga terjangkau dan tersedia secara lengkap.

”Barang dari Indonesia sangat sulit didapat sebab harus menunggu berhari hari, sementara masyarakat butuh cepat,”jelasnya.

Soter berharap, lima kecamatan perbatasan diberikan keringanan, karena memgingat barang tersebut bukan untuk diperjualbelikan, melainkan untuk dikonsumsi masyarakat perbatasan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari hari.

“Dulu berlaku keringanan dimana satu Kepala Keluarga (KK) bisa berbelanja ke Malaysia sebanyak 600 ringgit/bulan, namun saat ini sudah tidak bisa lagi,”terangnya. (Sya).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *