Dua Kali Dihina di Facebook Bupati Kapuas Hulu Masih Memberikan Maaf

Suara Uncak Kapuas- Beberapa hari belakangan postingan Juniar di Media Sosial Facebook (Fb) sempat viral karena mengandung ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir.

Juniar menyampaikan, dirinya tidak bermaksud untuk menyampaikan hal yang dapat menyinggung perasaan orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas tersebut.

”Sebenarnya yang saya maksudkan Lay yang sama sama bekerja di motor tambang bukan Pak Lay Bupati,”sampainya Jumat (14/2).

Lanjut Dia terkait konten postingan tersebut dirinya mengambil kata kata yang ada di internet, tanpa mengetahui ternyata sebelumnya kata kata tersebut sudah pernah diposting oleh akun FB Said Figo.

“Saya sangat menyesal atas kejadian itu, saya menyampaikan permohonan maaf terhadap warga dan Bupati Kapuas Hulu,”sampainya.

Pria berkacamata ini menyampaikan awalnya postingan tersebut dibuatnya saat bekerja dimotor tambang di Pontianak.

“Karena merasa bersalah saya datang langsung dari Pontianak ke Kapuas Hulu menggunakan transportasi darat untuk meminta maaf,”ucapnya.

Juniar berjanji tidak akan mengulang tindakan tidak terpuji tersebut  lagi dan bersedia diproses hukum jika hal tersebut diulanginya kembali.

“Saya berterima kasih atas kebesaran hati Bupati Kapuas Hulu yang tidak membawa perkara ini ke jalur hukum,”kata Dia.

Sememtara itu, Kabid OPS Satpol PP Kapuas Hulu Edy Suhardi mengatakan, pihaknya selalu siap melakukan upaya hukum terkait hal tersebut jika diperintahkan oleh Bupati Kapuas Hulu.

“Bupati tidak melanjutkan kasus itu ke jalur hukum, namun dengan catatan yang bersangkutan meminta maaf melalui media massa,”sampainya.

Namun , apabila yang bersangkutan mengulangi perbuatan tersebut lagi maka Bupati tidak segan segan untuk melakukan upaya hukum.

“Semoga setelah kejadian ini menjadi pemeblajaran bagi yang lain dan menumbuhkan efek jera bagi pelaku,”tegasnya.

Dijelaskannya, postingan yang mengandung ujaran kebencian tersebut diposting oleh Juniar melalui akun Fb nya  atasnama Raja Rantau .

“Juniar ini merupakan warga Desa Piasak Hulu Kecamatan Selimbau, Dia bekerja sebagai

kuli pikul motor tambang dari Jongkong ke Pontianak, “terangnya.

Lanjutnya, Juniar mengalami mengalami keterbelakangan mental, dimana sulit berbicara dengan jelas dan terganggu pendengarannya.

“Dia sudah mengaku bersalah dan meminta maaf secara tertulis dan lisan,”tuturnya.

Mengingat Juniar merupakan tulang punggung keluarga dan kondisinya saat ini, Bupati Kapuas Hulu berbesar hati memberikan maaf. (Sya/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *